Kamis, 08 April 2010
secercah cahaya di kegelapan
sulit buat ku untuk tersenyum saat itu,yang ada hanya rasa hampa dan rasa putus asa . mengingat semua itu buat hati ku jadi pilu . aku seakan melihat realita kahidupan yang selama ini ku kira tak pernah ada . harapan ku sirna . aku takut berharap,karena harapan ku tak pernah sesuai dengan kenyataan,rasa kecewa semakin menumpuk bila harapan itu jauh berbeda dengan kenyataan . tapi aku sadar aku harus bangkit,perlahan ku buang jauh rasa itu seiring dengan redanya badai itu,namun harus ku akui sisa badai itu maih berdampak hingga saat ini,perasaan itu juga masih ada,aku tak tau drama kehidupan apa lagi yang akan aku hadapi besok . rasa takut selalu menghantui ku . aku takut badai itu datang lagi,aku berharap semua itu telah berakhir . namun Allah punya rencana lain,badai itu kini datang lagi dengan masalah dan pilihan berbeda,aku siap menyambut datangnya badai itu dengan senyuman tapi bukan berarti aku meremehkan masalah,pengalaman masa lalu buat ku manjadi kuat,ikhlas untuk menerima semuanya walau itu menyakitkan. terima kasih buat ppah ku tersayang yang tak pernah bosan beri ku motivasi sehingga aku kuat menatap realita ini . terima kasih buat mmah ku tercinta yang telah memberi ku contoh bagaimana sikap pasrah,tegar,kuat dalam menjalani badai ini .smua yang terjadi adalah yang terbaik . kini aku sudah mampu tersenyum walau itu semu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar